Semarang, 24 Februari 2026 – Dalam suasana Ramadan yang sangat bermakna, Giat Saur Bersama Lintas Agama dan Perempuan Kebinekaan digelar dengan mengangkat tema “Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi.” Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama atas situasi kebangsaan di tengah berbagai ujian kemanusiaan dan dinamika demokrasi.
Acara yang berlangsung di Pura Agung Giri Natha Semarang ini menghadirkan tokoh nasional, Dr.(H.C).Dra. Hj.Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, yang selama ini dikenal sebagai penggerak dialog lintas iman dan pejuang nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya menjaga solidaritas sosial, memperkuat empati terhadap korban bencana, serta merawat demokrasi agar tetap berpijak pada nilai keadilan dan kemanusiaan.
Turut hadir Ibu Walikota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M.. serta Wakil Walikota Semarang, Drs.H.Iswar Aminuddin,

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si,
Komandan Kodim 0733 Semarang
Kolonel, Inf Priyo Handoyo. S.Sos..M.Si
dan Jajaran Dinas lainya
Dalam acara tersebut menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana, serta memastikan ruang demokrasi tetap sehat dan inklusif.
Tema yang diangkat mencerminkan realitas bahwa bulan puasa tahun ini tidak terlepas dari berbagai tantangan: bencana alam yang melanda sejumlah wilayah serta dinamika sosial-politik yang menguji kualitas demokrasi. Oleh karena itu, momentum saur bersama lintas agama ini menjadi simbol persatuan, solidaritas, dan kepedulian bersama.
Perempuan kebinekaan dari berbagai latar belakang agama dan komunitas hadir menyuarakan harapan agar Ramadan menjadi penguat nilai kemanusiaan, bukan sekedar ritual, tetapi juga panggilan untuk memperjuangkan keadilan, mempererat persaudaraan, dan menjaga keutuhan bangsa.
Dari Pura Agung Giri Natha Semarang, pesan damai, solidaritas, dan komitmen merawat demokrasi kembali digaungkan untuk Indonesia yang lebih adil, tangguh, dan berkeadaban.
RLK-RI Stivent ,Slamet W
