Magelang – medialidikkrimsus-ri.net – Dua anak yatim kaka beradik warga Dusun Randusari Ngadirejo, Salaman penderita disabilitas yang sangat membutuhkan uluran tangan, kini ada berapa sosok dirmawan yang bersedia memberikan bantuan’ Rabu 5 Oktober 2022
Alumni SPG Muhamadiyah Salaman H Sudiyo berinisiatif untuk bisa berbagi dan mebantu bagi warga yang membutuhkan bantuan apalagi bagi penderita disabilitas, bentuk bantuan yang di berikan kali ini berupa kursi roda.
Dalam kesempatan yang sama Affan Rifai ST MT ketua program setudi Teknik industri Fakultas Teknik Unifersitas Muhammadiyah Magelang (Unima) turut memberikan bantuan sebuah laptop, nampak juga Kilurah Offroad Harjanto yang berasal dari Desa Kaliboto Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo turut meberikan bantuan sejumlah uang
Khaswatun Khasanah (23) dan adiknya yang bernama Rohmatulloh (21) keduanya adalah putra putri Japar (almarhum) dan Siti Robiyatun (59) kedua anak tersebut mengalami cacat sudah sejak lahir,sudah sering kali berobat,namun tak kunjung sembuh menurut analisa Dokter tulang belakangnya kering’ jelasnya
Dalam kesempatan itu H Sudiyo salah satu alumni SPG Muhammadiyah Salaman lintas angkatan di dampingi Tri Andri dan Ismiyati serta Kadus setempat mengatakan, dengan bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan sekaligus sebagai penyemangat hidup bagi keduanya.
Saya berharap ada bentuk perhatian khusus dari Pemkab Magelang, Dinsos, Basnaz maupun Bupati ataupun dari Yayasan, Perusahan Swasta, atau lembaga – lembaga lainnya dan saya juga berharap mudah muhan masih ada dermawan dermawan lainnya, yang peduli kepada saudara saudara kita khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak yatim
Jika berkenan membantu bisa langsung datang ke alamat atau bisa hubungi no 082323842058
Khaswatun Khasanah beserta Rohmatulloh adiknya saat dikonfirmasi merasa sangat senang dan berterimakasih atas pemberian bantuan korsi roda, Laptop dan sejumlah uang, dalam kesempatan itu Khaswatun mengatakan bercita cita ingin jadi guru,dan bisa mengajar anak-anak dan laptop ini ingin saya pergunakan untuk belajar dulu, sebelum saya sekolah beneran dan kuliah,” ucapnya
(Surjono – Red)
