Para peneliti dari Universitas Negeri St. Petersburg dan Pusat Riset Medis Nasional Almazov mengembangkan model matematis baru untuk membedakan dua penyakit paru “kembar” hanya melalui sampel darah rutin. Metode ini bisa menghindari prosedur invasif seperti biopsi. *Cara Kerjanya* Algoritma ini menganalisis perbandingan sel imun, khususnya sel T regulator dan sel B memori. Dengan cara itu, akurasi pembedaan kedua penyakit mencapai sekitar 90%. Mengapa penting? Karena tuberkulosis dan sarkoidosis sangat mirip saat dilihat dari rontgen dan mikroskop. *Tuberkulosis* bersifat menular dan pasien harus diisolasi. *Sarkoidosis* tidak menular dan termasuk penyakit…
Baca SelengkapnyaTahun: 2026
Emas 74 Kg di Rumah Febrie Terbukti Asli, Dolar AS Diverifikasi Secret Service, Kejagung Buka Tiga Sprindik Baru
Perkembangan terbaru dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menyita perhatian. Polisi memastikan seluruh barang bukti utama yang disita dari rumah Febrie, mulai dari emas batangan hingga uang dalam berbagai mata uang, dinyatakan asli setelah melalui serangkaian pemeriksaan forensik. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, sebanyak 74 batang emas lantakan dengan total berat 74,01 kilogram telah diperiksa oleh PT Pegadaian. Hasilnya, seluruh emas tersebut memiliki kadar 23 karat. “Barang…
Baca SelengkapnyaHotman Paris Resmi Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Datangi Gedung Jampidsus Saat Pemeriksaan Berlangsung
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memastikan dirinya telah menerima surat kuasa untuk menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kepastian tersebut disampaikan Hotman saat dikonfirmasi pada Jumat (17/7/2026). “Iya, saya menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah,” ujarnya singkat. Pengakuan itu muncul hanya beberapa jam setelah Hotman terlihat mendatangi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung. Ia membenarkan bahwa kehadirannya bukan sekadar kunjungan, melainkan untuk mendampingi Febrie yang tengah menjalani pemeriksaan. “Iya, saya mendampingi Febrie,” kata…
Baca SelengkapnyaDit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kota Semarang, Kurir Jaringan Narkotika Dibekuk Bersama 12 Paket Sabu
Semarang-Medialidikkrimsus-ri.com-Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kota Semarang. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (16/7), petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial HF (35) yang diduga berperan sebagai kurir jaringan peredaran narkotika. Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol. Yos Guntur, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. “Berbekal informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Setelah memastikan identitas dan lokasi tersangka,…
Baca SelengkapnyaChina Tolak Tuduhan Intervensi Pemilu AS dari Trump
Kedutaan Besar China di Washington menegaskan bahwa China tidak pernah dan tidak akan pernah ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat. “China tidak pernah melakukan intervensi dan tidak akan pernah melakukan intervensi dalam pemilu presiden AS,” kata pihak kedutaan, seraya menekankan bahwa pemilu AS adalah urusan internal yang diputuskan oleh pemilih Amerika. Dokumen baru dari Gedung Putih yang dirilis belakangan justru melemahkan tuduhan Presiden AS Donald Trump terkait campur tangan China dalam pemilu presiden 2020, menurut laporan koresponden Sputnik setelah menelaah berkas-berkas tersebut. Laporan itu menyebut FBI menolak…
Baca Selengkapnya๐จ Trump Tuduh China Campuri Pemilu Presiden AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Republik Rakyat China melakukan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran data pemilu terbesar dalam sejarah. Trump juga mengklaim bahwa dokumen intelijen yang baru dideklasifikasi mengungkap โkerentanan yang mengejutkanโ dalam sistem pemilu Amerika Serikat, dan menyebut dugaan pelanggaran tersebut sebagai โmimpi buruk keamanan pemilu yang belum pernah terjadi sebelumnya.โ Hingga saat ini, klaim tersebut belum disertai bukti yang dipublikasikan secara terbuka. ๐ฟ๐๐ซ๐๐จ๐ ๐๐ฃ๐ซ๐๐จ๐ฉ๐๐๐๐จ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ง๐๐ข๐จ๐ช๐จ ๐๐ ๐๐๐๐ฉ๐ค๐ง – ๐๐๐ ๐๐
Baca Selengkapnya๐ท๐บ๐จ๐ณ Indonesia ikut bersama Rusia dan China Bentuk Organisasi Dunia untuk Kerja Sama AI
Rusia, China, dan lebih dari 25 negara resmi menandatangani kesepakatan pembentukan Organisasi Dunia untuk Kerja Sama di Bidang Kecerdasan Buatan (AI) di Shanghai. Upacara penandatanganan digelar menjelang Konferensi Dunia Kecerdasan Buatan 2026 yang berlangsung pada 17โ20 Juli di Shanghai dengan tema โMitra Intelektual: Menciptakan Masa Depan Bersama.โ Kesepakatan ini ditandatangani oleh Rusia dan China bersama sejumlah negara lain, termasuk Indonesia, Belarus, Brasil, Malaysia, Pakistan, Afrika Selatan, Uzbekistan, Venezuela, dan beberapa negara Asia, Afrika, serta Amerika Latin. ๐ฟ๐๐ซ๐๐จ๐ ๐๐ฃ๐ซ๐๐จ๐ฉ๐๐๐๐จ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ง๐๐ข๐จ๐ช๐จ ๐๐ ๐๐๐๐ฉ๐ค๐ง – ๐๐๐ ๐๐
Baca Selengkapnya๐ฎ๐ท Iran: Tak Ada Alasan Hormati Kesepakatan yang Sudah Dilanggar AS
Iran menegaskan tidak ada alasan untuk tetap mematuhi nota kesepahaman dengan Amerika Serikat jika Washington sendiri tidak menjalankannya. Ketua Parlemen sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa sebuah kesepakatan hanya memiliki arti jika seluruh pihak melaksanakan isi perjanjiannya. Kesepakatan pada 18 Juni awalnya ditujukan untuk mengakhiri permusuhan. Namun, serangan baru AS pada Juli memicu serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan. Teheran menilai Washington lebih dulu melanggar kesepakatan, sementara Donald Trump pada 9 Juli menyatakan gencatan senjata tersebut telah berakhir. ๐ฟ๐๐ซ๐๐จ๐ ๐๐ฃ๐ซ๐๐จ๐ฉ๐๐๐๐จ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ง๐๐ข๐จ๐ช๐จ…
Baca SelengkapnyaJurnalis Prancis: Kasus Pendiri Amal SOS Donbass Bernuansa Politik, Tujuannya Bungkam Kritik ke Ukraina
*Jurnalis Prancis: Kasus Pendiri Amal SOS Donbass Bernuansa Politik, Tujuannya Bungkam Kritik ke Ukraina* Jurnalis Prancis Christelle Neant mengecam proses hukum terhadap pendiri organisasi kemanusiaan SOS Donbass, Anna Novikova, dan rekannya Vincent Perfetti. Menurutnya, kasus ini merupakan penuntutan yang sangat politis. Melaporkan dari Donbass, Neant menilai tidak ada bukti kuat di balik tuduhan yang diarahkan kepada Novikova. Padahal sejumlah media Prancis telah melabeli Novikova sebagai mata-mata. “Kalau butuh waktu hampir setahun untuk mengumpulkan bukti, itu artinya kasus ini dibangun di atas ketiadaan. Tujuan utamanya adalah mengintimidasi orang-orang yang mendukung Donbass…
Baca SelengkapnyaPrancis tuduh Petugas Kemanusiaan sebagai โmata-mataโ
Pengadilan Prancis dijadwalkan menggelar sidang terhadap Anna Novikova, pendiri organisasi kemanusiaan SOS Donbass, yang telah ditahan lebih dari enam bulan atas tuduhan spionase. Novikova didakwa setelah otoritas Prancis menuduhnya mengumpulkan informasi untuk kepentingan pemerintah asing. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman hingga 15 tahun penjara. Pejabat Rusia Yana Lantratova, menyebut kasus ini sebagai standar ganda dan menegaskan aktivitas Novikova hanya berupa penyaluran bantuan kemanusiaan ke wilayah Donbass. Sementara itu, pihak berwenang Prancis tetap mempertahankan tuduhan spionase terhadapnya. ๐ฟ๐๐ซ๐๐จ๐ ๐๐ฃ๐ซ๐๐จ๐ฉ๐๐๐๐จ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ง๐๐ข๐จ๐ช๐จ ๐๐ ๐๐๐๐ฉ๐ค๐ง – ๐๐๐ ๐๐
Baca Selengkapnya