Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi di Buenos Aires Usai Kalah di Final Piala Dunia

  Kericuhan terjadi di ibu kota Argentina pada malam 19 hingga 20 Juli, setelah timnas Argentina meraih medali perak usai kalah dari Spanyol di final sepak bola Piala Dunia. Sebagian suporter yang kecewa turun ke jalan dan menyerang polisi.     *Dampak Kerusuhan* – 3 polisi terluka – 15 orang ditahan – Beberapa kasus pencurian ponsel dilaporkan terjadi saat keributan Di tengah situasi ini, Presiden Argentina Javier Milei justru menyatakan kesiapannya untuk menetapkan hari libur jika para pemain ingin merayakan perak bersama masyarakat. Sputnik π™„π™£π™™π™€π™£π™šπ™¨π™žπ™– π˜Ώπ™žπ™«π™žπ™¨π™ž π™„π™£π™«π™šπ™¨π™©π™žπ™œπ™–π™¨π™ž π™‡π™žπ™™π™žπ™  π™ π™§π™žπ™’π™¨π™ͺ𝙨 𝙍𝙄…

Baca Selengkapnya

Prabowo Ungkap Kebocoran Ekonomi hingga Ratusan Miliar Dolar: β€œKalau Dibiarkan, Bayangkan Nasib Bangsa Kita

Prabowo Ungkap Kebocoran Ekonomi hingga Ratusan Miliar Dolar: β€œKalau Dibiarkan, Bayangkan Nasib Bangsa Kita” Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti persoalan besar yang selama ini menggerus kekayaan Indonesia. Di hadapan para menteri, Kepala Negara mengungkap adanya kebocoran ekonomi dalam skala sangat besar akibat praktik perdagangan yang diduga merugikan negara. Prabowo menyebut, kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri hingga mencapai ribuan triliun rupiah atau ratusan miliar dolar melalui berbagai praktik, mulai dari underinvoicing, pemalsuan laporan perdagangan, transfer pricing, hingga penyelundupan. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Sidang Kabinet Paripurna di…

Baca Selengkapnya

Grand Final Bhayangkara Competition 2026 Meriah, Polrestabes Semarang Hadirkan Malam Penuh Tawa dan Kebersamaan

  Semarang – Gelak tawa menggema di Kopi Revolusi Semarang, Minggu (19/7/2026) malam, saat Polrestabes Semarang menggelar Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80. Acara yang dipadati tamu undangan, komunitas kreatif, mahasiswa, dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa Polri mampu menghadirkan ruang hiburan yang edukatif sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Suasana semakin semarak sejak acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia dan Kapolrestabes Semarang. Deretan finalis terbaik kemudian bergantian naik ke atas panggung, menghadirkan materi…

Baca Selengkapnya

Indonesia menangkap aktivis Palestina Abdul Karim Raed Miqdad berdasarkan permintaan Interpol melalui Red Notice dan ketentuan UU Antiterorisme Indonesia

Indonesia menangkap aktivis Palestina Abdul Karim Raed Miqdad berdasarkan permintaan Interpol melalui Red Notice dan ketentuan UU Antiterorisme Indonesia.   Menurut Al Jazeera, Miqdad kemudian dideportasi ke Republik Siprus pada Jumat. Dewan Jenewa untuk Hak Asasi Manusia dan Kebebasan menyatakan keprihatinan mendalam atas penangkapan dan deportasi tersebut karena kemungkinan diekstradisi dari Siprus ke Israel. https://x.com/spt_nusantara/status/2078702548391993728?s=46 π˜Ώπ™žπ™«π™žπ™¨π™ž π™„π™£π™«π™šπ™¨π™©π™žπ™œπ™–π™¨π™ž π™‡π™žπ™™π™žπ™  π™†π™§π™žπ™’π™¨π™ͺ𝙨 𝙍𝙄  

Baca Selengkapnya

Peneliti Rusia dan China Kembangkan “Metasurface” Cetak Laser yang Bisa Perkuat Sensor Inframerah 100.000 Kali

  Para peneliti dari Rusia dan China berhasil menciptakan metasurface menggunakan teknik cetak laser. Teknologi tipis ini diklaim mampu meningkatkan kinerja sensor inframerah hingga 100.000 kali lipat. Metasurface dibuat dengan cara menembakkan laser ke lapisan tipis emas. Laser akan sedikit mendeformasi permukaan emas sehingga terbentuk susunan tonjolan-tonjolan kecil. Struktur ini lebih tipis dari sehelai rambut manusia, tapi bisa memfokuskan, membelokkan, bahkan memperkuat cahaya.     *Cara Kerja dan Keunggulannya* *Penguatan sinyal ekstrem*: Tonjolan pada emas menjebak cahaya melalui fenomena “bound states in the continuum”. Hasilnya, sinyal optik lemah bisa diperkuat…

Baca Selengkapnya

Ilmuwan Rusia Ciptakan Tes Paru Akurasi 90% Tanpa Biopsi

  Para peneliti dari Universitas Negeri St. Petersburg dan Pusat Riset Medis Nasional Almazov mengembangkan model matematis baru untuk membedakan dua penyakit paru “kembar” hanya melalui sampel darah rutin. Metode ini bisa menghindari prosedur invasif seperti biopsi. *Cara Kerjanya* Algoritma ini menganalisis perbandingan sel imun, khususnya sel T regulator dan sel B memori. Dengan cara itu, akurasi pembedaan kedua penyakit mencapai sekitar 90%. Mengapa penting? Karena tuberkulosis dan sarkoidosis sangat mirip saat dilihat dari rontgen dan mikroskop. *Tuberkulosis* bersifat menular dan pasien harus diisolasi. *Sarkoidosis* tidak menular dan termasuk penyakit…

Baca Selengkapnya