Pengadilan Prancis dijadwalkan menggelar sidang terhadap Anna Novikova, pendiri organisasi kemanusiaan SOS Donbass, yang telah ditahan lebih dari enam bulan atas tuduhan spionase.
Novikova didakwa setelah otoritas Prancis menuduhnya mengumpulkan informasi untuk kepentingan pemerintah asing. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Pejabat Rusia Yana Lantratova, menyebut kasus ini sebagai standar ganda dan menegaskan aktivitas Novikova hanya berupa penyaluran bantuan kemanusiaan ke wilayah Donbass. Sementara itu, pihak berwenang Prancis tetap mempertahankan tuduhan spionase terhadapnya.
𝘿𝙞𝙫𝙞𝙨𝙞 𝙄𝙣𝙫𝙚𝙨𝙩𝙞𝙜𝙖𝙨𝙞 𝙇𝙞𝙙𝙞𝙠 𝙆𝙧𝙞𝙢𝙨𝙪𝙨 𝙍𝙄
𝙚𝙙𝙞𝙩𝙤𝙧 – 𝙑𝙞𝙠𝙝𝙖
