Way kanan – Media Lidik krimsus.RI
Kampung way mencar kecamatan Way Tuba, kabupaten way kanan provinsi Lampung di Duga melakukan mar’up / korupsi Dana desa tahun 2018 sampai 2025.
Pasalnya setelah tim kontrol sosial dari lembaga aktivis gerakan pemuda Sumatra, Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia ( Lidik Krimsus RI ), dan lembaga lain nya, melakukan investigasi di lapangan di temukan indikasi dugaan kegiatan yang telah di realisasikan oleh pemerintah kampung, belum sesuai dengan spek , berdasarkan anggaran yg di gunakan.
Pantauan pada hari Selasa tanggal 10 februari 2026 di kampung way mencar kecamatan way tuba menemukan beberapa aitem kegiatan yg ada Dugan mar’up Anggara ,baik fisik mau barang.., pada saat investigasi langsung ketemu dengan kepala kampung BPK Irawan di kediaman orang tua.., beliau tidak banyak bicara soal di tanya kegiatan angaran dana Desa..
Ada beberapa aitem kegiatan yang di duga adalah mar’up Anggara demi mencari keuntungan atau memperkaya diri,. Berdasarkan laporan pertanggung jawaban kegiatan keuangan dana desa, . seperti. Tahun 20218, lapangan voli, Rp. 83.041.700, Siring pasang,Rp dusun 4, Rp 42.212.500., Siring pasang dusun 1, Rp 197.274.000, gardu pos ronda,Rp 28.309.800,. TPT, Rp 16.252.000,. Bak penampung air Rp 28.918.800, . Pengadaan buku baca,Rp 14,300,000..
Dan pada tahun 2019,. Operasional posyandu, Rp 15.000.000,. Jalan gang., Rp 65.047.000,. Peningkatan gedung balai desa,Rp 91.916.000,
Pembangunan gedung TPA., Rp 89.968.000,. Onderlah 450.meter Rp 117.020.000,. Sumur bor, Rp 57.349.000,
Bantuan bibit ikan, Rp 21.400.000,..
Pada tahun 2020, . Rabat beton 379.meter, Rp 221.201.000,. Jembatan desa Rp 43.900.000,. Siring pasang ,Rp 61.900.000,
Gedung balai desa, Rp 16.900.000,. Gapura batas Desa, Rp 60.317.000,. Dan pemeliharaan air bersih Rp 35.000.000.,
Juga pada tahun 2021,
Siring pasang 430 meter, Rp 88,725,000,
Rabat beton 1mx150mx015m, Rp 100.540.000,
Rabat beton 1mx200mxo,15m. Rp 69.065.000,. Pembangunan bak penampung air Rp 52.821.000,.
Pada tahun,1022, . Pembangunan jalan usah tani, 270m, Rp 132, 695.000,. Rabat beton 3×10, Rp 71 835.000,. Rabat beton 2,5x 123,m Rp 74.345.000,.
Sedangkan pada tahun 2023, sumur bor Rp 42.977.600,. Siring pasang 205m, Rp 89.364.000,. Jalan usaha tani 205m.Rp 127.348.000., rabat beton 3x10x0,5m Rp 76.770.000,. Plang jalan Rp 25.200.000,. Bibit padi, Rp 14.800.000,. Dan di tahun 2024,. Rabat beton dusun 4, ulak Baru, 154x3x0,1,5m. Rp 118.977.000, . Siring pasang dusun Sidodadi Rp 67.405.000,. Sumur bor Rp 49.284.000,
Pengolahan bebek petelur Rp 120.000,000, kondisi bebas tinggal 5 ekor, kandang terbuat dari pagar bambu,.. sedangkan pada tahun 2025, BUMDES pembuatan kolam ikan patin Rp 87.000.000, kolam tersebut milik kades dan sudah lama ada kolam, pagar pakai seng…, yg ada dugaan pekerjaan tidak jelas, dari hasil investigasi dan keterangan Nara sumber pekerjaan Rabat Beton, di kerjakan pada bulan Agustus 2025, yg angaran nya tidak jelas, karena dari awal pekerjaan tidak adanya papan informasi, yg menghabiskan pembelian matrial , semen 240 sak, pasir 12 rit, baru split 2’3, 6 rit, papan cor 2 kubik, dan upah tukang 12 juta,…pada saat ini kondisi Rabat Beton tersebut..sudah mulai terlihat rusak….
Dapat di simpulkan dugaan mar’up Anggara, maka dari itu di harapkan kepada APH, yg berada kabupaten way kanan untuk segera melakukan Audit atau mengecek kegiatan di kampung way mencar, kecamatan way tuba., jika pemerintahan setempat tidak melakukan peninjauan kembali berarti yang terkait telah ikut serta dalam perbuatan yang di duga melanggar hukum…
Tim gabungan Aktivis gerakan pemuda Sumatra dan Lembaga Lidik krimsus RI. Serta lembaga lain nya Akan melakukan kordinasi dengan aparat penegak hukum yang ada di kabupaten way kanan, dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi Damai , meminta aparat penegak hukum segera melakukan Audit guna memeriksa dana Desa kampung way mencar dan kepala kampung BPK Irawan, .cetus ketua Aktivis gerakan pemuda Sumatra,
( red – Leo Nardo/tim Investigasi Lidik Krimsus RI )
